Malaria Dan Bahayanya
| Nyamuk Malaria |
Malaria adalah suatu infeksi darah
yang menyebabkan demam panas tinggi dan kedinginan. Ia disebabkan oleh
parasit (disebut plasmodium) yang ditularkan pada manusia oleh sejenis
nyamuk tertentu yang menggigit kebanyakan pada malam hari. Jutaan orang
mati setiap tahun akibat malaria, dan beberapa juta orang lagi hidup
bersama penyakit ini.
Malaria secara khusus berbahaya
bagi anak-anak usia di bawah 5 tahun, wanita hamil, dan orang penderita
HIV/AIDS. Kehamilan menurunkan kemampuan seorang wanita untuk memerangi
penyakit dan infeksi. Jika seorang wanita hamil mengidap malaria, ia
juga dapat menderita anemia (kurang darah), dan anemia ini akan
memperbesar resiko kematian pada saat atau setelah persalinan. Penyakit
malaria pada masa hamil dapat pula menyebabkan keguguran atau kelahiran
dini, bayi terlalu kecil, atau kelahiran mati.
Ada
beberapa jenis malaria. Orang bisa hidup bertahun-tahun dengan beberapa
jenis malaria, dan kebanyakan malaria dapat disembuhkan. Tetapi malaria
otak (Plasmodium falciparum) dapat menyebabkan kematian dalam 1 atau 2
hari setelah terinfeksi. Di daerah dimana terdapat malaria otak, penting
untuk segera melakukan pengujian dan mencari pengobatan jika Anda
curiga terkena malaria.
Biasanya malaria menyebabkan
demam setiap 2 atau 3 hari, tapi pada awalnya demam dapat terjadi setiap
hari. Siapa pun yang menderita demam yang tak jelas alasannya sebaiknya
menjalani pengujian untuk malaria. Hal ini dapat dilakukan di hampir
semua pusat-pusat kesehatan. Jika hasil pengujian darah mengatakan
positif mengidap malaria, atau jika pengujian tak dapat dilakukan,
segera mencari pengobatan.
Tanda-tandanya :
Malaria menyerang dalam 3 tahap:
a. Tanda pertama adalah rasa kedinginan dan sering sakit kepala. Penderita menggigil selama 15 menit sampai 1 jam.
b.
Kedinginan diikuti dengan demam tinggi. Penderita menjadi lemah dan
kadang-kadang mengigau. Demamnya bisa berlangsung antara beberapa jam
sampai beberapa hari.
c. Akhirnya penderita mulai berkeringat dan demamnya menurun. Setelah demamnya turun, penderita merasa lemah.
Pengobatan
Jika
memungkinkan, lakukan pengujian darah. Mulailah pengobatan segera
setelah tanda-tanda pertama terlihat. Karena malaria dipindahkan dari
orang yang satu ke orang yang lain oleh nyamuk maka dengan mengobati
orang yang sakit berarti kita juga melindungi orang lain agar tidak
terinfeksi. Setelah Anda diobati maka nyamuk yang menggigit Anda tidak
akan menularkan malaria ke orang lain.
Cari tahu obat
malaria apa yang dianjurkan oleh petugas kesehatan setempat. Di beberapa
tempat, parasit malaria telah berkembang menjadi parasit yang tidak
mempan diobati. Ini berarti bahwa obat yang semula ampuh mencegah atau
mengobati malaria sudah tidak lagi efektif. Obat-obatan yang dapat
menyembuhkan malaria di satu daerah belum tentu dapat menyembuhkan
malaria yang ditemukan di tempat lain.
Saat ini ada
obat-obatan atau kombinasi obat-obatan baru yang diberikan untuk
mengobati malaria di berbagai daerah. Salah satunya adalah artemisinin
(sudah digunakan bertahun-tahun di Cina), yang sering diberikan bersama
dengan obat antimalaria lainnya atau dengan antibiotik. Di beberapa
daerah klorokin (obat yang paling banyak digunakan selama
bertahun-tahun) masih ampuh. Satu-satunya cara untuk mengetahui obat apa
yang ampuh di daerah Anda adalah dengan menanyakannya pada petugas
kesehatan setempat.
Pencegahan
Malaria
paling sering muncul pada saat udara panas, di musim hujan karena
nyamuk pembawa malaria berkembangbiak di air yang hangat dan tidak
mengalir. Tapi di beberapa daerah di dunia, malaria juga ditemukan di
musim kering di mana nyamuk mendapat tempat berkembangbiak dalam
genangan air di kolam-kolam kecil.
Seperti halnya pada
demam berdarah dan demam penyakit kuning, cara terbaik untuk mencegah
malaria adalah dengan menghindari gigitan nyamuk. Tidur di bawah kelambu
berinsektisida adalah cara yang baik untuk mencegah dan mengendalikan
malaria.







0 comments :
Post a Comment